Ayat-ayat Fitna (2)

Mei 22, 2008

Bismillah

Saya baru saja selesai membaca buku karangan M. Quraish Shihab tersebut. Isinya sangat informatif, dan khas QS. Saya juga belum menonton dan tahu persis seperti apa film Fitna yang (katanya) membuat berang orang-orang Islam maupun yang non-Islam. Dari buku tersebut, kita bisa petik pelajaran, bahwa untuk setiap pelecehan (yang sudah populer sejak djaman dahoeloe kala), haruslah disikapi dengan bijak dan kepala dingin. Dan fenomena ini sekali lagi membuktikan, bahwa kebanyakan orang Islam adalah orang-orang yang gampang diprovokasi.

Silakan baca sendiri ya… :D


Dua Orang Teman Yang Hari Ini Membuat Saya Terkagum-kagum

Mei 21, 2008

Bismillah

Hari ini saya bercakap2 dengan dua orang teman, di dua tempat terpisah, dan dalam waktu yang tak sama pula. Pagi harinya, teman saya, sebut saja W, anak seorang dosen yang sangat bersahaja. Nah, barusan, dengan D, teman saya kuliah tapi tidak satu kelas.

Kisah pertama
“W, emang resolusi kamu tahun 2008 apa?” tanya saya.

“Yaah… Mudah2an Indonesia bisa lebih baik ajah.. “

Saya langsung terdiam, baru pertama kali ini saya dengar ada orang punya resolusi yang enggak ada kata “saya”-nya. Biasanya kan, “saya pengen…saya harus jadi..” dan saya-saya yang lain. Haibat betul teman saya ini!

“Emang kamu kalo di rumah waktu luang ngapain aja sih W?” tanya saya lagi.

“Kadang bantu Ibuku, kadang juga belajar, baca ebook, nyoba2 Linux”

Buset dah, pikir saya. Haibat betul si W ini. Saya tanya lagi “kalo menurut kamu parameter kesuksesan itu apa?”

“Hm…bisa berguna buat lingkungan deh..”

“Kamu kok kayak rahib sih? Emang kamu ga pengen beli apa kek gitu? PSP mungkin? *pamer nih ceritanya*”

“Hehehe.. Dibeliin pohon aja, terus ditanem”

Saya langsung diem. Saya memang jarang bercakap2 dengan dia. Tak disangka, percakapan hari ini membuat saya tersentuh.

Kisah kedua
Kali ini via YM, teman saya itu langsung memberikan sebuah link (yang saya tahu situs atau blognya dia, dari nama situsnya. Sebetulnya saya baru tahu dia punya blog. Ah, teman macam apa saya ini??). Saya langsung klik. Crot, dan terbukalah sebuah web sederhana (ceritanya dia enggak pake CMS-CMSan, langsung coding dari scratch, persis kayak saya dulu waktu belajar PHP).

Dari semua postingannya, saya pikir si D ini orangnya periang, eh ternyata mellow2 juga. Di blognya ditulis harapan2 dia, impian2 dia, terus kisah dia bikin lagu, hobinya, dan seterusnya. Yang membuat saya agak makjleb, ternyata saya hanya tahu sedikit dari dia. Saya enggak tahu dia punya mimpi bikin band (bahkan saya tidak tahu bahwa dia bisa memainkan banyak alat musik). Saya lagi2 bergumam, “saya ini teman macam apa? yang enggak pernah perhatian sama teman, bahkan saya tidak bisa turut mendoakan kesuksesan mereka (karena tidak tahu harapan2nya).

Ah, mulai besok, setiap ketemu temen lama, saya akan tanya “impian kamu apa sih? Sini biar aku bantu ngedoain…”


Normalisasi Tabel: Seberapa Perlu?

Mei 21, 2008

Bismillah

Ketika membuat aplikasi (yang terkait dengan basis data) terkadang kita hanya mengandalkan feeling. “Oh, table ini pasti asosiasinya ke sini, kalau yang ini dipecah jadi begini dan begitu, kalau yang ini mesti dikasih field baru” tanpa mempedulikan kaidah normalisasi. Hal ini, memang (bila dipandang secara aplikasi) tidak sepenuhnya salah, tergantung dari bagian mana dari aplikasi yang kita utamakan (pada umumnya kecepatan query). Namun, bila dipandang secara teoritis, hal ini sebenarnya tidak dapat diamini, mengingat tugas akhir atau penelitian menjunjung tinggi sisi teoritis daripada sisi aplikasi.

Nah, jadi pilih yang mana? Jawabannya sekali lagi: tergantung. :)


Surah Maryam

Mei 20, 2008

Bismillah

I’m now at the 19th Surah of Quran, Maryam. It makes me remember about a funny incident that happened when I was studying how to read Quran a few years ago. The Surah comes with “Kaf Ha Ya ‘Ain Shad”, which was not usual for me. You know, may be because I was not ready with letters-except-aliflammim-alike. Hahaha.. So, I took about one day to solve that problem. My teacher, usually gave all of the students a kind of assignment : we have to read one or two ‘ain(s) (it’s similar with about one page of Quran, and takes approximately 6-8 minutes, depends on how fast you read) and repeat the same readings the next day. And I did nothing, until he said “Kaaaaaf…Haa.. Yaa… ‘Aiiiin.. Shaaad..”. I wish I had google that time, and just typed “how to read first sentence in Maryam”.


$foo dan $bar Versi Indonesia

Mei 20, 2008

Bismillah

Nama apa yang Anda berikan pada variabel gadungan ketika coding? Mayoritas orang mungkin FooBar. Tapi saya biasanya memberi nama “kecoa” misal fungsi kecoa atau $kecoa, dan ini termasuk nama file (yang ga penting), nama folder, apapun. Jadi, tinggal “locate kecoa” dan bum.. Bertemulah dengan file2 yang siap dihapus.


Ternyata Saya Cuma Nabi Palsu

Mei 20, 2008

Bismillah

Ketika kemarin saya bawa si Farah (PSP saya) ke kampus, salah seorang teman mencoba-coba, hingga akhirya berkata “Ini gamenya bajakan?” ketika melihat Winning Eleven dan Final Fantasy VII (bawaan dari toko). Sontak kepala saya serasa ditusuk-tusuk dengan paku (emang sundel bolong?). Sebelumnya, FYI, saya dikenal sebagai duta anti pembajakan. Mulai dari pemakai Linux pure (enggak ada Windows sama sekali, kayaknya yang single OS Linux di kampus cuma saya deh), anti buku bajakan, anti dengan mp3 bajakan, sampai film bajakan (alhamdulillah saya bukan fanatik film dan musik, sehingga dua hal terakhir tidak terlalu mengganggu).

Masalahnya, ketika Anda dihadapkan pada sebuah konsole PSP, sifat oprek-able seperti menjadi “dosa bawaan lahir” yang harus Anda tanggung. Buktinya Dark Alex sendiri bagaikan Adam yang memakan buah khuldi, hingga akhirnya jutaan orang (ceilee banyak amat?) menjadi terlena dan ikut menanggung dosanya. Masalahnya lagi, alasan paling kuat saya membeli PSP adalah karena sifat opreakblenya itu. Masalahnya lagi, saya pecinta game. Jadi, untuk amannya saja, sebaiknya saya memproklamirkan diri bahwa saya adalah nabi palsu. Saya bukanlah duta anti pembajakan, bukanlah OpenSource Ambassador, bukan anti-piracy ambassador, atau plaza ambassador (hlo? Ini kan nama market?), sebelum massa menggebuki saya dan saya dirajam hingga mati (belum kawin euy…). Tapi untuk sementara ini yang haram “cuma” berasal dari PSP saja. Selebihnya saya masih clean, at least lah…

“Hahahaha… Ternyata idealismemu luntur juga!” kata salah seorang teman yang lain.

*mak zzlebb!*


Tes Dari Handphone

Mei 20, 2008

Bismillah
Coba-coba posting pake versi mobilenya wordpress (m.wordpress.com). Test test test…


Ayat-ayat Fitna

Mei 19, 2008

Bismillah

Saya mendapat kiriman file pdf dari salah seorang teman (terima kasih S! ). Katanya buku digital ini gratis dan dipersilakan untuk disebar. Pengarangnya? Quraish Shihab, orang yang Rasionalitas AlQurannya belum saya beli (padahal ingin sekali). Oke, download di sini

Saya sendiri belum baca sampai habis.. :D


Maafkan Saya B

Mei 19, 2008

Bismillah

Tadi di kampus saya melakukan kebodohan, lagi. Ceritanya saya ingin menyalin data dari notebook salah seorang teman. Dengan jumawa memory stick ™ duo langsung saya keluarkan dari PSP, untuk dimasukkan ke card reader yang ada di notebook tersebut. Ternyata eh ternyata, card reader tersebut tidak cocok untuk MSDuo. Akhirnya, saya dan B pun sibuk mengutak-atik hingga satu jam, mencoba agar MSDuo bisa dikeluarkan. Saya juga mulai keringat dingin, karena aura enggak enak. Kalau mau mengganti, pasti harganya mahal. Akhirnya, saya minta izin ke B untuk membawa notebooknya ke toko komputer tempat B membeli (masih garansi). Terbayang wajah dingin B, akhirnya sepeda saya kebut menuju tempat dimaksud (sekitar 1 KM mungkin).

Saya tembus kabut polusi perempatan Mirota Kampus, memberanikan diri untuk melaju di tengah jalanan macet dan penuh orang-orang brutal yang mungkin tidak punya SIM. Intinya, saya bertaruh nyawa di jalanan beringas Yogya. *najong bener bahasanya, wkwkwk…*

Sampai di toko komputer, saya menunggu agak lama, karena seorang Ibu yang *sepertinya* curhat dengan petugas service warranty tentang suaminya. Saya cuma bisa ketawa-ketawa di tempat duduk antrian sambil memandang petugas yang berjaga. Kalau mau konsultasi psikologi ke psikolog aja Bu.. :D

Akhirnya datang juga giliran saya. “Mas, ini notebook temen saya….. anu… eee.. mau tanya… Memori Stick Duo… apa ya namanya…pas dimasukin…,” kata saya tergagap-gagap, karena kombinasi kelelahan, gugup, dan tak makan sedari pagi. Mungkin karena sudah terlatih, sang petugas langsung menjawab, “Oke Mas,” sambil tersenyum. Alhamdulillah, akhirnya masalahnya selesai juga. Cepat saya kembali ke kampus, mengembalikan laptop yang dimaksud, dan langsung minta maaf.

Maafkan saya yaaa… Ini akan saya ingat sepanjang sisa hidup saya.


Masalah Sepele Lahirkan Pembuangan Waktu

Mei 19, 2008

Bismillah

Sudah 2 jam, sejak pukul 9 tadi pagi. Saya berkutat di permasalahan: “mengapa saya tidak bisa mengaktifkan clean url di Drupal???”.

Semua settingan Apache 2 di BlankOn sepertinya tidak ada masalah, karena sebelumnya sudah pernah dicoba untuk nginstall macem2. Ternyata, file .htaccess yang seharusnya ikut tersalin ke folder lokal, entah mengapa lupa diikutkan (mungkin begitu saya CTRL+A, karena filenya hidden, jadi enggak ngikut kali ya?). Masya Allah, ingin rasanya memaki2 diri sendiri. Apa hikmah di balik kehilangan waktu hambaMu yang (kata Emaknya sendiri) ganteng ini ya Allah?

*meratap*

Yosh, semangat… Hari ini mesti ke Bank Muamalat sekalian ngecenging Mbaknya yang cakep-cakep. Cita-cita keduniawian saya ada 3 (untuk sementara.. Maklum, manusia kan biasanya tamak :D ) : pergi haji (atau menghajikan orang tua, sekolah ke luar negeri (kalo bisa gratis), dan membuat perusahaan. Insya Allah dengan buka tabungan yang pertama (atau ketiga) kesampaian. Amin…